Cita-cita

Hari Kartini seringkali diperingati di sekolah (khususnya TK/PAUD) dengan mengadakan pawai iring-iringan anak-anak berpakaian daerah ataupun baju identitas profesi. Kenapa ya?

Mungkin karena Kartini memperjuangkan hak anak-anak pribumi (khususnya wanita/perempuan) supaya memperoleh pendidikan? Dan dengan pendidikan itulah tiap orang berhak dan bebas memilih cita-citanya, mau berprofesi apa kelak kalau sudah dewasa.

Nah tentang cita-cita ini aku punya cerita menarik. Pernah aku menanyakan cita-cita murid-muridku (kelas 1 SD) disertai alasannya. Takjub deh dengan jawabannya, banyak yang cita-citanya “unik”, tidak umum.
1. Mau jadi Zombie supaya bisa menakuti temannya.
Nah yang seperti ini harus diberi pijakan. Ditanya menurutnya apakah menakuti itu perbuatan yang baik? Masih banyak profesi lain yang bermanfaat.
2. Ada juga yang mau jadi Superman supaya bisa menolong orang yang jatuh dari pohon 🙂
Baiklah, menolong itu memang perbuatan manusia “super”
3. Mau jadi Astronot (wah keren nih! Aamiin), alasannya supaya bisa terbang ke luar angkasa bertemu Superman 😀

Selain itu ada lagi yang “unik”, yang ini anak TK, seorang anak laki-laki. Ketika ditanya mau jadi apa, jawabnya: mau jadi Ummi (panggilan untuk Ibunya)
Semoga maksudnya adalah profesi ibunya.
Bukan “anak laki-laki” yang mau jadi “Ibu”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s